Ini Lugu atau Blo'on
setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi orang yang pintar dan berguna bagi masyarakat, minimal bagi dirinya sendiri, begitu pula dengan orang tuanya Sanusi, asli Jawa Barat, ia ingin sekali analknya menjadi pintar dan bermanfaat, orang tua Sanusi berpikiran maju, walau orang desa, ia ingin anaknya punya pendidikan agama, karena yang paling bermanfaat di desa adalah agama, akhirnya orang tua Sanusi menitipkan anaknya kepada seorang Kiyai untuk dididik agama, sebelum orang tuanya pulang ke desa, ia berpesan kepada Sanusi "Sanusi kamu harus patoh kepada kiyai, jangan pernah membantah, laksanakan apa yang diperintahkannya.
Insya Allah kamu bakal jadi anak yang baik dan berguna, jangan lupa sholatrya berjamaah" nasihat orang tuanya kepada Sanusi "baik bapak" jawab Sanusi Memang Sanusi itu anak yang baik dan ia sangat lugu selali walaupun usianya sudah 15 tahun, setiap pesan orang tuanya selalu dingat, dan ia tidak pernah membantah apa yang disuruh orang tua, sehingga Sanusi menjadi anak yang paling penurut di banding saudaranya yang lain. Pada suatu hari, kiyai menyuruh Sanusi membeli rokok "Sanusi kesini" panggil kiyai "iya kiyai" jawab Sanusi, "tolong belikan rokok samsu yah" kata kiyai "di warung yang mana kiyai?" " di warung yang sana sepuluh rumah dari sini "baik kiyai" berangkatlah Sanusi ke warung yang disuruh Kiyai Tiga jam telah berlalu, Sanusi belum juga kembali, kiayi mulai gelisah " kemana Sanusi, kok disuruh membeli rokck sampai saat ini belum kembali juga, apa ia kesasar" fikir kiyai, maklum Sanusi baru seminggu ada di pondoknya dan belum tahu jalan, setelab ditunggu beberapa saat lagi akhirnya kiayi keluar mencarinya, karena merasa khawatir sekali takut-takut Sanusi kesasar atau terjadi sesuatu yang tidak dinginkan, Kiayi berjalan menuju warung yang dituju Sanusi, setelah sampai kiayi sangat terkejut sekali melihat Sanusi sedang asyik tidur di emperan warung, dan kiyai melihat warung itu tertutup Sanusi banguuun " kata kiyai sambil menepuk-nepuk kakinya Sanusi, kemudian Sanusi bangun dan terkejut melihat kiayi ada di situ "kenapa kamu tidur di situ?" tanya kiyai heran, "bukarkah kamu tadi saya suruh beli rokok, kok sekarang kamu malah asyik tiduran di sini "benar kiyai, tadi kiyai menyuruh saya membeli rokok, tetapi warungnya tutup, kemudian saya tunggu sampai buka, sudah lama saya tunggu kok tidak buka- buka, akhirnya saya ketiduran di sini" cerita Sanusi panjang lebar
"Kalau warungnya tutup kenapa kamu tidak cari warung yang lain?" tanya kiyai lagi" kiayikan yang menyuruh saya beli di sini dan tidak bilang kalau warungnya tutup cari warung yang lain, jadi saya tunggu sampai buka" jawab Sanusi lugu, mendengar jawaban Sanusi yang polos kiayi geleng- geleng kepala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar